Love Life Care Smile Happiness :)

Enjoy your life with loving and caring everything, everyone around you....

Silakan ikut miring melihat foto ini hehehehe. Dulu waktu di Majene saya meninggalkan buku ini untuk pemuda di sana. Pas di Jakarta secara nggak sengaja ketemu Uda Iwel dan istrinya, Mbak Kiki. Kenalan lalu tukeran pin bbm dan saya dikirimkan buku ini yg sudah berisi kata motivasi dr Uda Iwel Sastra (pelopor Stand Up Comedy di Indonesia). Subhanallah Alhamdulillah…. apa ya ini namanya? Surprise! ♥♥♥

rulliawann de brothers: Wawancara U Magazine dengan Anies Baswedan

Saya bukan tim suksesnya. Bukan relawannya tapi saya tetap sangat mengaguminya. Lupakan dulu soal pencalonannya di Pemilihan Presiden mendatang. Cerita Pak Anies mengenai keluarga dan ke’jomblo’annya semasa sekolah. Bagaimana sosok wanita baginya dan caranya memperlakukan wanita? He is so sweet :)

Financial before and after married?

Saya sedang tertarik dengan ilmu keuangan. Lets say simple financial knowedge (istilah sendiri). Tuntutan pekerjaan mengharuskan saya melahap berbagai macam jenis buku yang ada. Tapi soal financial memang sedang menjadi ilmu yang membuat saya senyum setiap melihat tema dan buku yang ada. I’m intetesting on it (well yeah, at least for this time).

Ada banyak buku tentang pengelolaan keuangan yang mudah dipahami. Tulisannya juga ringan dan sangat enak dibaca. Saat ini juga sudah banyak orang berprofesi sebagai financial planner. Menarik kan? Menariknya lagi ternyata kegelisahan mengenai ilmu ini bukan hanya saya yang memiliki tapi juga teman-teman seusia saya. Bukan hanya perempuan tapi juga laki-laki. Saya tersentil ketika seorang teman saya (yang menurut saya 7 turunan pun dia sudah gak akan keteteran saking tajirnya) bertanya, “ada referensi buku yg bs dibaca soal financial gak? Mulai kepikiran tabungan pendidikan anak nih. Inflasi tahun-tahun mendatang kan tinggi.” Saya seperti tertohok, dia yang sudah tajir melintir saja ketar ketir tentang tabungan masa depan (calon) anaknya, apalah saya ini. Hehehehe

Jadi, saya kembali membuka kitab pink dan mengingat kembali ada beberapa pos yang harus dijaga setiap bulan untuk keperluan rumahtangga. Mulai dari pos cicilan bulanan (semacam bayar KPR), pos keperluan bulanan (operasional), pos untuk keperluan pribadi (untuk jajan sendiri), dan pos tabungan (wajib nih, jangan menabung sisa tapi dari awal bulan habis gajian diprioritaskan). Lalu apa hubungannya dengan kita yang masih single masih lajang? Pertanyaannya emang kita mau single seumur hidup? Memang nggak punya planning untuk menikah? Are you sure? I’m not sure enough.

Perencanaan pengelolaan keuangan penting dilakukan sedari sekarang. Saya termasuk yang menyesal belakangan kurang bijak mengelola keuangan sendiri. Masih suka terbawa arus. Apalagi masih single semacam nggak punya beban keuangan. Ternyata saya salah. Hehehe

Mungkin sebelum menikah hal-hal semacam ini masih bisa ditoleransi diri sendiri tapi kalau sudah menikah? Harus lebih mengencangkan ikat pinggang. Hemat dan cermat. Dan penting diingat kalau sudah berkeluarga pengeluaran akan bertambah dengan adanya beragam investasi mulai dari asuransi kesehatan anak, pasangan, bahkan investasi properti. Memang kita berkeluarga nggak butuh tempat berlindung? Apa mau tidur di tenda? Hehehehe

Kalau dipikir pasti mumet apalagi masih jadi ‘buruh’ bukan bosnya. Tapi kalau niat baik pasti akan ada kemudahan dariNya, syaratnya ya disiplin (ini sih wejangan orangtua). Kalau kata temen sekantor saya, biar dikit tapi berkah. Hahahaha *ngeles*

Masih dari ilmu buku, saat menikah nanti kita butuh juga yang namanya ‘me time’. Waktu untuk menyenangkan dan menyamankan diri sendiri. Ini berlaku nggak hanya untuk perempuan sebagai ibu tapi juga untuk laki-laki sebagai ayah. Nah lho, ribet amat sih?!#@$

Me time bisa yang menghabiskan uang bisa juga yang sederhana, asal bahagia. Dari pengalaman banyak orang yang bercerita sih, memang kebanyakan bermodal me time nya, biar sedikit tapi harus tetap disiplin. Jangan mudah ‘tergoda atau terpancing’ teman-teman bergaul. Kumpul-kumpul nggak masalah tapi jangan sampai malah bikin jadi nggak rileks. Malah tambah mumet, hehehe.

So kesimpulannya?

Mumpung masih bisa persiapan, mulai aware dan mau belajar tentang pengelolaan keuangan. Belajar tentanf menabung yang bijak, melirik investasi rumah tinggal (ambil KPR aja biar hemat dan tetbantu), pikirkan asuransi kesehatan jangka panjang, saving money 6× dari gaji setiap bulan (btw jangan nabung uang sisa tapi sengaja sisihkan), keperluan pribadi dan operasional bulanan juga kudu dihitung ya, dan mungkin tambahan untuk ngasih hadiah ke orangtua atau pun mertua atau pasangan (sisihkan saja), kalau punya anak tabungan untuk dia juga nih. Banyak ya? Hahahaha ngitung duit bohongan memang kelihatan banyak apalagi yang berstatus buruh, hehehe.

Lalu sedekah?
Nah, sedekah bisa masuk operasional rutin juga nih. Rutinkan sedekah maksudnya. InshaAlloh semua juga dilancarkan rencana keuangan lainnya.

Bismillah ya….saya belajar, kita belajar bersama. :)


Pagiiii weekend! Agenda kondangan masih ramai lancar ya. Hihihi

Manusia dipisah-pisahkan oleh jarak, oleh masa. Mereka saling mencari satu sama lain, hingga pada suatu saat mereka bertemu. Dan merasa saling menemukan

Kurniawan Gunadi

(via kurniawangunadi)

Agree!! :D

(via riesnifitriani)

Siapa yang bodoh sekarang?

Sedari kemarin ingin sekali menulis tentang ini tapi sudah terwakilkan lewat tulisan mas @pandji . Ada beberapa hal yang saya setuju dengan pemikirannya. 

Selamat pagiiiiii!! :)

job

terlalu dini kalau saya katakan saya cinta sekali dengan pekerjaan ini

pekerjaan yang berangkat dari hobi memang lebih menyenangkan dilakukan

pekerjaan yang membuat hari-hari saya semakin berwarna dan cerah

pekerjaan yang membuat saya selalu bersemangat ketika bangun pagi karena menunggu kejutan yang terjadi hari ini

saya lebih senang menyebutnya "passion"

keseharian yang berbeda dari tahun ke tahun menambah seru hidup saya

paling tidak yang saya rasakan hari ini detik ini pun berbeda dengan hari kemarin di tahun kemarin

salah satu motivasi untuk hidup adalah membuat hidup berbeda setiap waktu dan tidak berkutat di hal yang sama sampai terlalu lama

setidaknya untuk sampai usia sekarang

terpenting saya bersyukur banyak kelapangan waktu dan kesempatan untuk tetap beribadah

setidaknya waktu dhuha masih bisa terlaksana

waktu sepertiga malam masih terbangun karena harus bersiap ke kantor pagi hari

dan lima waktu jelas sangat bisa dilakukan di kantor

tergantung saya mengatur waktu-waktu yang ada

jadi……

apapuin profesi yang sedang dijalani, nikmat paling hakiki adalah saat kita dapat beribadah dengan leluasa dan semakin bertambah rasa cinta kita kepadaNYA…..

jangan ukur pekerjaan dengan materi yang didapat, masih banyak indikator lain untuk menjadi tolak ukur….

selamat pagiiiii :)

Penambah semangat kerja ini. ♥#dreamcatcher

Penambah semangat kerja ini. ♥#dreamcatcher